assalamu’alaikum Wr. Wb.

Tahun I kuliah
dari awal masuk, mindset pengkaderan sudah ada dibenak tiap mahasiswa baru, begitu juga saya pribadi…
Namun sebelum itu, mayoritas pasti terkesima dengan ESQ dengan menggunakan konsep keTuhanan dan pengorbanan orangtua sebagai tema untuk mendidik kita…
Lanjut ke pengkaderan, tiap pagi2 sekali, banyak gundul2 dgn pakaian putih bersih bercelanakan jeans, yang cewek kepang dua berlarian menuju jurusan masing2 dengan perasaan tidak karuan…

kulihat panitia sudah standby, dimesin dengan jaket merahnya, di TI dengan jaket Ungunya, dll…

benar2 pengkaderan yang tak terlupakan…

namun, ada jg perasaan bangga bisa masuk ITS…setiap malam sebelum kuliah, kubaca buku2 kuliah dengan senangnya…berharap study oriented agar tidak mengecewakan orang tua…kala itu…

Tahun II kuliah
g’terasa sudah 1 tahun berada di TI-ITS…masa pengkaderan sudah terlampaui…sejak itu, ada niatan untuk menjadi pengkader…ada juga niatan untuk menjadi pengurus HMTI…akhirnya pun keterima di PSDM…subhanallah, amanah yang mungkin takkan terlupakan…astaghfirulla

h, cobaan yang siap menerkam kala waktu tlah tiba…
disaat libur panjang, kami rapat tiap hari, dari pagi hingga malam kurang lebih selama 2 bulan untuk merapatkan barisan, mempersiapkan pengkaderan panjang untuk maba 2007…bismillah…

ketika kampus menjelang malam, masih banyak mahasiswa yang berkeliaran….

kuliah pun sedikit terbengkalai…namun alhamdulilah masih dalam taraf yang wajar…

Tahun III
saya pun menjadi “dijebak” kahima terpilih untuk menjadi fungsionaris HMTI…ada rasa haru, ada rasa biru…ada suka ada suka, ada kelam ada terang…subhanallah, untuk kenangan yang tak terlupakan. alhamdulilah, untuk saudara seperjuangan. astaghfirullah, untuk kuliah yang berceceran..

siang, kuliah…malam rapat…kala itu, suasana malam menjadi semakin sunyi…adanya jam malam semakin mengkhawatirkan para asisten lab untuk “ngendon” di lab…main kucing2an pun tak terelakkan…namun, bagi yang study oriented benar2 terasa aman atas adanya jam malam…

kenangan yang terlalu berharga untuk dilupakan…sebuah memori yang lebih indah jika dibandingkan dengan IP cumlaude, namun setelah kuliah selalu menikmati tidur siang, dan malamnya belajar…

tanpa pernah :
sempat terlihat SKK kejar2an dengan maling, sempat melihat BEM ITS lagi aksi, sempat melihat sepinya pemira, sempat melihat panitia dimarahi karena berkegiatan ampe larut malam, sempat diusir SKK, sempat berkeringat berjuang bersama di kepanitiaan hingga titik darah penghabisan, sempat merasakan indahnya kebersamaan dalam acara tahun baru, begadang ringan, makan2, dll…

walau IP turun…agaknya menjadi tidak terlalu penting ketimbang suasana yang teralami di tahun ketiga ini…

Tahun IV
apa yaaaaa ???

biar waktu yang menjawabnya
ku kan DIAM TANPA KATA, SEBUAH KISAH KLASIK UNTUK MASA DEPAN…
Takkan pernah ku MENGHAPUS JEJAKMU, WALAU HABIS TERANG…
namun semua itu, TAKKAN ADA YANG ABADI…

wass…